Selamat Datang Generasi Muda Penerus Bangsa Melawan walaupun Tertawan...
Jangan Pernah Ragu dan Takut Memperjuangkan Kebenaran... Katakan Merah jika itu MERAH, Katakan Putih jika itu PUTIH.. Teriakkan Salam Kebebasan Berpikir....

Hidup mahasiswa..
Hidup Manajemen..
Jayalah HMM ku..

Selasa, 03 Februari 2009

10 cara menjadi orang sukses

Suatu kesuksesan memiliki banyak definisi dan variasi tolok ukur. Beberapa dari kita meyakini, bahwa kesuksesan berarti mencapai posisi tertinggi di kantor, variasi lainnya bermakna memiliki kecukupan finansial tertentu. Ada sebagian lagi mewujudkan kesuksesan sebagai sebuah predikat penghargaan dari kolega dan khalayak atas prestasinya. Dari bermacam definisi dan tolok ukur itu, satu hal yang dapat disimpulkan bahwa kesuksesan merupakan pencapaian impian melalui sebuah proses terstruktur dan terencana. Contohnya, si A mendefinisikan sukses jika dia mampu mencapai manajer pemasaran di tempat kerjanya. Usaha untuk “memuluskan” kesuksesan tersebut, A memutuskan untuk belajar kembali di institusi pendidikan S2 dan mengikuti beberapa seminar pemasaran. Tentu saja, banyak hal yang perlu dipersiapkan, baik itu material dan sikap pribadinya. Bentuk material berupa dana dan waktu merupakan hal yang pasti harus dipersiapkan, lalu perlu juga ditunjang dengan sikap pribadi dalam menyikapi proses pencapaian kesuksesan itu sendiri.

Merujuk kepada Jennie S. Bev yaitu seorang konsultan, entrepreneur, penulis dan edukator bertempat tinggal di San Francisco Bay Area dan merupakan seorang Indonesia yang “sukses” berkompetisi pada iklim “ketat” Amerika. Beliau mengedepankan 10 unsur kepribadian seorang sukses (baik dari segi keuangan dan prestasi) yang berdasarkan pada komunikasi dan pergaulannya dengan para billionaire dan beberapa pengusaha sukses. Sepuluh sikap itu adalah sebagai berikut:

Satu, keberanian untuk berinisiatif.

Kekuatan yang sebenarnya tidak lagi menjadi rahasia atas kesuksesan orang-orang terknenal yaitu mereka selalu punya ide-ide cemerlang! Seorang Donald Trump yang “mendunia” karena superioritasnya di bidang Real Estate awalnya berproses dari status bangkrut dan akhirnya berpredikat Raja Real Estate, adalah contoh dari seorang yang jenius dan berani berinisiatif. Kita tentu mengenal serial TV The Apprentice, kontes Miss Universe, Online University bernama TrumpUniversity.com, bahkan di negara asalnya boneka Donald adalah sebuah icon dan produk laris selain buku-buku bestseller-nya. Dan inisiatif adalah kekayaan semua orang, tinggal orang itu mau atau tidak untuk berinisiatif mengemukakan ide-idenya.

Dua, tepat waktu. Sebuah hal yang pasti untuk semua orang di dunia ini tanpa terkecuali adalah bahwa kita memiliki jumlah waktu yang sama yaitu 24 jam sehari. Seorang yang menepati janji dan tepat waktu menunjukkan bahwa dia adalah seorang yang memiliki kemampuan mengatur/manage sesuatu yang paling terbatas tersebut. Kemampuan untuk hadir sesuai janji adalah kunci dari semua keberhasilan, terutama keberhasilan berbisnis dan berinteraksi. Memberikan perhatian lebih terhadap waktu merupakan pencerminan dari respek terhadap diri sendiri dan kolega dan mitra kita.

Tiga, senang melayani dan memberi. Sebuah rumus sukses dari banyak orang sukses adalah mampu memimpin, namun sebuah additional attribute dari sikap kepemimpinan adalah kebiasaan melayani dan memberi. The more you give to others, the more respect you get in return. Dan, keikhlasan adalah kunci untuk sifat ini. Kebaikan lain akan terus mengalir tanpa henti saat kita mampu memberi dan melayani dengan ikhlas. Ini mungkin bisa dibilang sebagai bonus saja! Tetapi, setidaknnya dengan memberi dan melayani berarti menunjukkan kepada teman, kolega serta rekan kita betapa suksesnya diri kita sehingga membuat orang lebih yakin bermitra dan bergaul dengan diri kita.

Empat, membuka diri terlebih dahulu. Barangkali kita pernah bertemu orang yang selalu mau tahu tentang hal pribadi orang lain namun dia terus menutup diri agar jati dirinya tidak terbuka. Mereka biasanya hidup dalam ketakutan dan kecurigaan, dan selalu berprasangka buruk kepada siapa saja yang dijumpainya. Sikap ini adalah unsur yang tidak dimiliki banyak orang sukses. Rasa percaya dan kebesaran hati untuk membuka diri terhadap lawan bicara merupakan cermin bahwa kita nyaman dengan diri sendiri, lantas tidak ada yang perlu ditutupi, itulah yang dicari oleh para partner sejati dan sebagian besar dari kita akan setuju bahwa tidak banyak orang yang mau bekerja sama dengan orang yang misterius, betul kan?

Lima, senang bekerja sama dan membina hubungan baik. Kemampuan bekerja sama dalam tim adalah salah satu kunci keberhasilan utama. Kembali kita mengambil contoh Donald Trump. Dalam serial TV The Apprentice, Trump memiliki tim yang loyal dan menjadi perpanjangan tangan dirinya dalam menemukan para calon “orang kepercayaan” yang baru. Pada akhirnya, Trump akan memiliki sebuah tim yang sangat loyal dan bervisi sama dengan menciptakan jaringan kerja yang baik, sehingga jalan menuju sukses itu semakin terbuka lebar.

Enam, senang mempelajari hal-hal baru. Ciputra dan Aburizal Bakrie adalah seorang yang bisa dikatakan sebagai orang sukses dalam bidangnya yaitu commerce. Tapi saat mereka mendirikan universitas, apakah mereka beralih sebagai seorang pendidik? Atau mereka sendiri sebenarnya adalah profesor? Jelas tidak, mereka tetap seorang entrepreneur, namun dengan kegemarannya mencari hal-hal baru serta langsung menerapkannya, maka dunia bisnis semakin terbuka luas baginya. Dunia bisnis ibarat sebagai tempat bermain yang laus dan tidak terbatas. Jadi senang belajar dan mencari hal baru adalah sebuah sikap kesuksesan.

Tujuh, jarang mengeluh, profesionalisme adalah yang paling utama. Lance Armstrong pernah berkata, “There are two kinds of days: good days and great days.” Hanya ada dua macam hari: hari yang baik dan hari yang sangat baik. Adalah baik jika kita tidak pernah mengeluh, walaupun suatu hari mungkin kita akan jatuh dan gagal. Mengapa? Karena setiap kali gagal, itu adalah kesempatan bagi diri kita untuk belajar mengatasi kegagalan itu sendiri sehingga tidak terulang lagi di kemudian hari. Hari di mana kita gagal tetap sebagai a good day (hari yang baik).

Delapan, berani menanggung resiko. Jelas, tanpa ini tidak ada kesempatan sama sekali untuk menuju sukses. Sebenarnya setiap hari kita menanggung resiko, walaupun tidak disadari penuh. Resiko hanyalah akan berakibat dua macam: be a good or a great day. Jadi, jadi tidak perlu dikhawatirkan lagi bukan? Kegagalan pun hanyalah kesempatan belajar untuk tidak mengulangi hal yang sama di kemudian hari dan tentunya ambang kepada kesuksesan akan lebih dekat.

Sembilan, tidak menunjukkan kekhawatiran (berpikir positif setiap saat).

Berpikir positif adalah environment atau default state di mana keseluruhan eksistensi kita berada. Jika kita gunakan pikiran negatif sebagai default state, maka semua perbuatan kita akan berdasarkan ini (kekhawatiran atau cemas). Dengan pikiran positif, maka perbuatan kita akan didasarkan oleh getaran positif, sehingga hal positif akan semakin besar kemungkinannya. Semakin positif kita menyikapi hambatan, semakin besar kesempatan kita menemukan penyelesaian atas hambatan tersebut.

Sepuluh, “comfortable in their own skin”
Menutup-nutupi sesuatu maupun supaya tampak “lebih” dari lawan bicaranya. Pernah bertemu dengan orang sukses yang rendah diri alias tidak nyaman dengan diri mereka sendiri? Tidak ada tentunya. Kenyamanan menjadi diri sendiri tidak perlu ditutup-tutupi supaya lawan bicara tidak tersinggung karena setiap orang mempunyai tempat tersendiri di dunia yang tidak bisa digantikan oleh orang lain. Saya adalah saya, mereka adalah mereka. Dengan menjadi diri saya sendiri, saya tidak akan mengusik keberadaan mereka. Jika mereka merasa tidak nyaman, itu bukan karena kepribadian saya, namun karena mindset yang berbeda dan kekurangmampuan mereka dalam mencapai kenyamanan dengan diri sendiri. Sikap dasar orang sukses tersebut di atas barangkali dapat menjadi cerminan dan memuluskan langkah kita untuk mencapai kesuksesan yang kita impikan, tinggal kita yang memutuskan. Siap untuk sukses? Sampai bertemu lagi di puncak gunung kesuksesan

KEBIASAAN YANG MEMBAWA SUKSES

Kebiasaan atau habit dalam bahasa Inggris, apa sama dengan habitat ya? Bisa ya bisa tidak. Ya, karena setiap orang sukses selalu berkumpul dengan sesama orang sukses, dan kumpulan ini bisa disebut dengan nama habitat. Tidak, karena orang sukses tadinya tidak memiliki lingkungan yang membuat dia sukses, tetapi karena kemauan, keinginan dan impian yang keras serta jangan lupa aksinya yang benar membuat dia memiliki habitatnya sekarang. Jadi orang sukses bisa membuat habitatnya sendiri dan menarik orang lain memasukinya.

Situasi ini mirip dengan hukum gravitasi. Di mana terdapat massa yang sangat besar maka massa tersebut akan menarik massa yang lebih kecil darinya. Kekuatan massa itu akan lebih besar efeknya bila jaraknya lebih dekat. Siapa sih yang mau melawan hukum alam?
Cobalah, beberapa waktu lalu demam bola semakin kentara, Anda tonton pertandingan piala dunia sendiri di rumah, apakah ada perasaan seru? Sekarang bandingkan dengan kalau berkumpul dengan sesama penggemar bola, bagaimana rasanya sekarang? Atau Anda sedang menonton pertandingan bola ini sendirian di rumah, tiba-tiba terdengar sorak riuh rendah dari rumah tetangga Anda, apalagi yang nonton sampai di luar rumah tetangga Anda, kira-kira?
"Mau dong ikut bergabung, nonton bareng ya, boleh kan nonton di sini?" Mungkin kata-kata itu yang keluar dari lubuk hati Anda. Lalu sepulang dari rumah tetangga perasaan bahwa Anda menjadi seorang pemain bola kelas dunia masih membara dalam benak Anda. Bahkan Anda merasa sukses membawa tim kesayangan Anda memenangkan pertandingan. Oleh karena itu, kalau mau sukses dan belum merasa diri sendiri sukses cari lingkungan orang-orang sukses dan melebur dengan mereka. Lho kenapa nonton bola menjadi tolok ukur untuk memiliki kebiasaan sukses? Itu hanya sebuah ilustrasi kecil untuk menggambarkan kekuatan massa. Habitat dan lingkungan awal muasal pembentuk watak dan pribadi kita masing-masing. Ada yang bilang bahwa orang sukses biasanya dimulai dari keluarga yang harmonis. Keluarga adalah kekuatan, massa terkecil dan terkuat untuk membentuk seseorang untuk menjadi sesuatu di masa depannya. Lalu apa hubungannya dengan kebiasaan orang sukses? Kalau disurvei hampir semua orang sukses mempunyai satu alat yang sangat murah, mudah, kadang disepelekan, dianggap aneh kalau kita menyebutkannya dan kita sendiri kadang-kadang risi menyebutkannya. Alat ini adalah langkah awal, senjata rahasia semua orang sukses walau pada awalnya mereka tidak pernah mengetahui kekuatannya. Alat ini adalah impian, cita-cita, dream, keinginan yang beremosi, visi.

Mimpi dan Laksanakan
Beberapa waktu lalu di salah satu stasiun TV disiarkan mengenai keberhasilan seorang juru masak. Juru masak ini saat ini membawahi lebih dari 50 juru masak lainnya, dan bekerja di hotel berbintang banyak di kota paling gemerlap di Amerika yaitu Las Vegas. Dalam wawancaranya dia menyatakan bahwa sejak kecil bercita-cita untuk menjadi juru masak, dan setiap langkah yang dijalaninya adalah menuju dan yang menunjang tercapainya cita-cita tersebut.
Seorang gitaris grup muda terkenal di Indonesia, sudah mengimpikan untuk menjadi pemusik sejak usia dini. Lalu semua kegiatan yang dilakukannya tidak pernah terlepas dari impiannya ini, walaupun banyak tantangan serta hambatan, yang diubahnya menjadi tantangan untuk sukses. Impian untuk sukses tidak harus impian masa kecil, bisa juga saat usia sudah senja. Ingat kegigihan Kolonel Sanders pendiri franchise ayam goreng terkenal. Dia memulainya di usia 66 tahun, pensiunan angkatan darat dari negara adidaya, tidak memiliki uang sepeser pun kecuali dari tunjangan hari tuanya, yang semakin menipis. Dia memiliki keahlian dalam memasak, dia tawarkan resep masakannya ke lebih dari 1.000 restoran di negaranya. Akhirnya restoran yang ke-1008, menerima resepnya tersebut dan kini kita dapat menikmatinya di Indonesia, Kentucky Fried Chicken. Mungkin impian Kolonel Sanders sangat sederhana, ingin memiliki uang yang layak untuk hidup di hari tuanya yang tinggal sebentar lagi.
Contoh menarik lagi mengenai impian di hari tua pernah disiarkan di salah satu stasiun TV swasta, mengenai seorang ibu rumah tangga kulit berwarna. Ibu ini dapat menyekolahkan lebih dari 20 murid sekolah SD sampai ke perguruan tinggi hanya dengan biaya dari tangannya.
Dimulai beberapa belas tahun sebelumnya ketika dalam perjalanan pulang dari kantornya ibu ini berjumpa dengan seorang wanita muda kelaparan. Dengan ketulusan hatinya dia mengajak wanita muda itu ke sebuah toko makanan, lalu mempersilakannya untuk mengambil makanan yang ia inginkan. Ternyata wanita muda ini mengambil roti, susu bayi, sosis, telur dan beberapa kebutuhan rumah tangga lainnya yang tidak wajar diinginkan oleh wanita muda sebayanya.
Ketika ditanya asal usulnya, wanita muda ini tidak mau menjelaskan, hanya dikatakan bahwa dia sudah tidak bersekolah.
Sejak saat itu ibu ini berjanji untuk menyekolahkan setiap anak ke perguruan tinggi.

Hidup Jadi Bermakna
Impian, cita-cita, dream, visi, dan masih banyak lagi padanan katanya yang menunjukkan tujuan kita untuk mengarungi hidup ini dengan penuh makna. Impian tidak selalu bagi diri sendiri, tidak selalu harus materi, tidak selalu harus kemewahan.
Impian bisa untuk orang membahagiakan orang lain, untuk kebaikan lingkungan hidup sekitar kita, atau impian sederhana, hanya ingin mengajak nenek kita, orang tua kita, anak kita berkunjung ke Candi Borobudur misalnya.
Impian bisa impian waktu kecil, impian waktu sekolah, impian saat bekerja, impian saat mendapat tekanan dari pihak lain, impian saat sengsara, impian saat mendekati ajal.
Dunia ini berkembang karena impian-impian yang dianggap gila di masanya. Jules Verne bermimpi orang bisa terbang ke bulan, bermimpi orang bisa menyelam di kedalaman laut yang paling dalam. Hari ini hampir setiap enam bulan ada saja penerbangan berawak manusia ke antariksa, bahkan negara-negara besar berkolaborasi mendirikan stasiun angkasa luar di mana manusia bisa tinggal dengan nyaman. Hari ini manusia dapat melihat kedalaman laut yang paling dalam, yang paling gelap yang besar tekanan per incinya, dapat menemukan spesies-spesies baru yang belum pernah dikenal sebelumnya.
Ibu Kartini, memimpikan bahwa wanita sebangsanya bisa mendapat pendidikan yang layak, dapat mengenyam kehidupan yang setara. Hari ini semakin banyak wanita Indonesia mendapat pendidikan tinggi, mempunyai karier setingkat dengan rekan prianya, bahkan presiden kita seorang wanita. Gajahmada bermimpi untuk menyatukan wilayah Majapahit yang luas dengan berpuasa makan palapa. Saat ini bukan hanya wilayah Majapahit bersatu menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia tetapi Satelit Palapa sudah dapat menyatukan negara-negara di Asia Tenggara.
Dengan impian beberapa orang bisa mendapatkan kekayaan sesaat, melalui tebak-tebak nomor. Wah, itu salah satu mimpi juga, tapi jangan diikuti lho.

Tuliskan Impian Anda
Impian adalah alat yang sangat murah untuk menjadikan diri kita sukses. Ya, murah, karena yang diperlukan hanya mungkin secarik kertas dan alat tulisnya. Bahkan dalam salah satu konferensi Teknologi Informasi yang pernah diadakan di Taiwan, coret-coretan di atas kertas tisu saat kita makan siang bisa merupakan impian baru terciptanya alat baru pula.
Lho kok secarik kertas untuk impian, memang, impian yang akan menjadi kenyataan adalah impian yang ditulis dan divisualisasikan. Salah satu dari penulis artikel ini mempunyai impian dapat menulis buku sendiri semenjak lulus dari perguruan tinggi.
Saat ini lebih dari tujuh buku dan ratusan artikel sudah diterbitkan bahkan beberapa di antaranya menjadi Best Seller dalam waktu tak lebih dari lima tahun. Selain itu, penulis juga sudah membantu beberapa orang lagi untuk juga menulis buku, artikel dan mengikuti jejak kesuksesannya.
Bergumul dengan impian, baca terus, bicarakan, lihat terus gambar-gambarnya, diskusikan, afirmasikan, rasakan sudah terjadi, lalu buat komitmen untuk mendapatkan dream tersebut apa pun pekerjaannya. Bacakan impian-impian itu setiap harinya, lihat gambar-gambarnya setiap hari, setiap saat. Buat komitmen, buat janji pada impian tersebut bahwa saya dapat mencapainya, saya pasti berhasil untuk mendapatkan impian tersebut. Buat rencana-rencana untuk impian-impian tersebut.
Penulis membuat tulisan-tulisan kecil yang kemudian disimpan di dompetnya, dan dibawa terus-menerus ke mana saja ia bepergian, dibaca setiap pagi hari sebelum memulai aktivitas.
Pada dasarnya semua manusia memiliki impian yang jelas, hanya saja, impian-impian itu sering dicuri oleh orang-orang terdekat, lingkungan, oleh orang yang dicintai bahkan oleh diri sendiri. Mundur beberapa tahun lalu pada saat kita masih kanak-kanak, setiap dari kita selalu ditanya oleh orang yang lebih tua akan impian kita kelak di masa yang akan datang.
Banyak sekali dari kita dapat menceritakan apa impian kita, apa cita-cita kita, apa keinginan kita nantinya, walau kita sendiri belum tahu atau belum mengerti apa yang dinamakan cita-cita itu, mungkin.
Ada sebuah riset mengenai orang sukses. Dari 100 orang yang dites, 30 - 40 tahun lampau, 80 orang tidak memiliki sama sekali cita-citanya, 10 orang memiliki tapi tidak yakin, 7 orang memiliki dan ditulis, 3 orang memiliki ditulis divisualisasikan dan yakin bahwa cita-citanya akan tercapai.
Dari statistik ini pula ternyata hanya 3 orang yang menjadi orang sukses, entah secara finansial, kesehatan, keluarga, atau bahkan menjadi pemimpin sebuah negara. Anda mau termasuk dalam kategori yang mana ? Pilihan ada di tangan Anda.

Selasa, 02 September 2008

HMM

Himpunan Mahasiswa manejemen

Sabtu, 12 Juli 2008

Pergerakan Mahasiswa

Mahasiswa senantiasa menjadi motor penggerak perubahan. Keinginan yang kuat dalam menyongsong masa depan dan keterbukaannya melihat beragam sisi kehidupan, mendorong mahasiswa bangkit dari tiap keter-purukan. Kecekatan bekerja dan kekritisan berfikir yang disertai rasa tanggung jawab, menjadi penyejuk bagi zaman yang kian “edan”.Tak berlebihan jika istilah “pemuda adalah tulang punggung bangsa” selalu jadi pedoman. Dengan kombinasi luar biasa yang dimi-likinya, mahasiswa mampu tampil di depan memegang kendali sebuah peradaban.
Namun kini ironi seringkali kita jumpai. Tak jarang mahasiswa seakan lupa akan tanggungjawabnya sebagai tumpuan harapan. Sebagian mahasiswa memandang remeh pentingnya pergerakan. Belajar menjadi-jadi satu-satunya pilihan.Padahal keadaan negeri ini yang mengenaskan menuntut peran mahasiswa. Pengetahuan memang akan memberi kemanfaatan bagi banyak orang. Tapi kadang-kadang ke-nyataan yang terjadi tak seideal yang diinginkan.

Bagaimana dengan sebagian mahasiswa yang lain? Pergerakan memang akan tetap dan selalu ada. Namun tampaknya dalam kubu ini pun perpecahan tetap belum bisa terelakkan. Fanatisme kepentingan kelompok pergerakan sering-kali menjadi prioritas dan ken-dali utama arah pergerakan mahasiswa. Ke-pentingan-kepen-tingan kelompok ini akhirnya menjadi sekat yang menga-burkan arti pentingnya sebuah kesatuan. Tak jarang kita dapati antar organisasi per-gerakan yang saling bersaing dan mele-cehkan dalam upaya meninggikan nama serta memperebut-kan kader-kader militannya. Inde-pendensi perge-rakan seolah menjadi hal yang langka. Padahal hal itu merupakan nyawa dari perge-rakan mahasiswa itu sendiri.

Namun demikian, mereka yang senantiasa berada dalam jalur netral serta terus memikirkan rakyat, berjuang menjalin persatuan, menegakkan keadilan, serta tetap menjadi garda terdepan ini tak bisa begitu saja diabaikan. Akan selalu ada mereka yang meneriakkan dan menjalin persatuan.
Ada kecendrungan saat ini organisasi strategis mahasiswa di kampus didominasi oleh kelompok mahasiswa berhaluan kanan yang tidak terlalu kritis membaca realitas social. Pendapat bahwa saat ini aktivis mahasiswa terbagi dalam dua kelompok, satu berhaluan kanan dan yang lainnya berhaluan kiri, dimana kelompok yang berhaluan kanan tidak mampu membaca realitas sosial, seakan-akan gerakan mereka hanya sebatas gerakan dalam taraf pengamanan dalam pandangan 'pihak-pihak tertentu'. Sedangkan kelompok yang berhaluan kiri yang dikatakan mampu membaca realitas sosial menjadi kelompok yang bersifat oposan dan bercitra negatif dalam pandangan pihak-pihak tertentu pula.
Mahasiswa sekarang kurang memiliki kemampuan membaca dan mengikuti proses perubahan sosial terjadi. Akan tetapi kita juga perlu ingat bahwa mahasiswa kita selama ini cenderung disentuh dengan sistem pengajaran yang bersifat membelenggu ide-ide kreatif. dimembelenggu karena model pengajaran yang ada di kampus masih bersifat mendikte dalam tataran sempit maupun dalam tataran luas. Sehingga tak heran jika mahasiswapun menjadi malas membaca. Buat apa membaca banyak buku kalau dosen saja hanya berpatokan pada buku-buku kuno tertentu. Jadi kuasai saja buku itu kemudian nilai A pasti ditangan. Mahasiswa kita masih berorientasi nilai, bukan proses dan bukan pemahaman serta penguasaan konsep.
Sejarah telah membuktikan bahwa gerakan mahasiswa merupakan kekuatan politik yang cukup diperhitungkan di negeri ini. Sungguh merupakan suatu niatan yang mulia dan sudah menjadi tugas mahasiswa sebagai agent of change di negeri yang sedang belajar berdemokrasi ini.
Beberapa fenomena yang tidak sehat dalam dunia gerakan mahasiswa antara lain :
- Gerakan mahasiswa identik dengan intimidasi dan kekerasan. Mahasiswa yang katanya anti militerisme ternyata justru memelihara karakter kekerasan militer dengan melakukan intimidasi pada orang-orang yang berbeda pendapat.
- Setiap gerakan mahasiswa memiliki visi yang berbeda-beda dan terlalu eksklusif dengan kelompoknya sendiri, satu sama lain malah sibuk berkelahi sendiri. Mereka cenderung membela kepentingan berdasarkan kebenaran menurut kelompoknya sendiri.
- Anarkis. Kebanyakan demonstrasi berakhir dengan kerusuhan dan pengrusakan hasil-hasil pembangunan sehingga negeri ini justru tidak pernah maju dalam pembangunan namun semakin rusak dan kacau.
- Komitmen sesaat dan kemunafikan. Hampir sama dengan apa yang diceritakan dalam film GIE. Beberapa senior aktivis gerakan jaman dahulu ketika sudah menduduki kursi pemerintahan meninggalkan komitmennya karena uang ataupun kesenangan lainnya. Bisa dilihat dari daftar koruptor yang beberapa diantaranya mempunyai track record sebagai mantan aktivis gerakan mahasiswa.
- Beberapa fakta yang pernah beredar di kalangan dosen menyebutkan bahwa sebagian besar mahasiswa yang menjadi aktivis demo dalam suatu gerakan mahasiswa tidak memiliki prestasi akademik di kampusnya. Muncul sebuah persepsi bahwa gerakan mahasiswa hanyalah sebuah tempat pelarian masalah orang-orang yang tak berakal. Ini dikuatkan dengan budaya mengutamakan kekerasan dalam tiap aksi. Lebih memilih menggunakan otak di kaki daripada di kepala ?
Pemaparan-pemaparan di atas berusaha untuk merefleksikan kondisi saat ini, dan diperlukan adanya gerakan yang rapih dan massif dari mahasiswa yang notabenenya dirunut mulai dari jaman kemerdekaan 1945 sebagai lokomotif perubahan. Gerakan kongkrit yang dilakukan oleh mahasiswa terutama yang duduk dalam pemerintahan mahasiswa, khususnya BEM, selalu berusaha di garda depan untuk menyuarakan hati nurani rakyat, dan selalu kritis atas keganjilan kebijakan yang terkadang di keluarkan oleh pemerintah. Salah satu gerakan kongkrit yang dilakukan adalah di adakannya forum-forum pertemuan guna mencari akar dan formula yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut. Kesadaran BEMuntuk merapikan gerakannya dalam menyikapi keberlanjutan reformasi yang telah digulirkan grand issue atau acuan dasar gerakan mahasiswa Indonesia 2006. Antara lain, seputar Orbaisme; Liberalisme; Pendidikan; Disintegrasi Bangsa; Korupsi. Adapun, format gerakan mahasiswa ke depan adalah gerakan massa dan gerakan intelektual (intellectual movement). mengenai orientasi gerakan mahasiswa ke depan.perlu menegedepankan nuansa intelektual ketika bergerak dalam menuntaskan pergerakan mahasiswa.

Secara hakiki, gerakan mahasiswa adalah gerakan intelektual jauh dari kekerasan dan daya juang radikalisme. Mengingat, gerakan ini bermuara dari kalangan akademis kampus cenderung mengedapankan rasionalitas dalam menyikapi pelbagai permasalahan. Dalam suatu perspektif, gerakan intelektual (intellectual movement) akan terbangun di atas Trias Tradition (tiga tradisi). Pertama, terbangun diatas tradisi diskusi (Discussion Tradition).Gerakan mahasiswa harus memperbanyak ruang diskusi pra-pasca pergerakan.
Kedua, terbangun diatas tradisi menulis (Writing Tradition). Aktivitas menulis merupakan salah satu gerbang menuju tradisi intelektual bagi gerakan mahasiswa.
Ketiga, terbangun diatas tradisi membaca (Reading Tradition). Aktualisasi isu sangat penting bagi gerakan mahasiswa dalam bergerak.

Formulasi jangka pendek yang akan dilakukan BEM adalah dengan berusaha include dalam forum-forum pertemuan BEM-BEM. Secara berkelanjutan guna mengarah ke rencana strategis yang akan dilakukan ke depannya, untuk jangka panjang berusaha mengaktualisasikan melalui tranformasi pemikiran bahwasanya di balik segala permasalahan ada akar permasalahan, yang dijadikan acuan bagi regulasi peraturan kehidupan. Ketika peraturan mendasar tersebut rusak, maka rusak pula keseluruhan sistem hidup.

Rabu, 07 Mei 2008

Cinta Indonesia


A. Pulau Sumatra


Provinsi Nanggro Aceh Darussalam Ibukota nya adalah Banda Aceh


Provinsi Sumatera Utara Ibukota nya adalah Medan


Provinsi Sumatera Barat Ibukota nya adalah Padang


Provinsi Riau Ibukota nya adalah Pekan Baru


Provinsi Kepulauan Riau Ibukota nya adalah Tanjung Pinang


Provinsi Jambi Ibukota nya adalah Jambi


Provinsi Sumatera Selatan Ibukota nya adalah Palembang


Provinsi Bangka Belitung Ibukota nya adalah Pangkal Pinang


Provinsi Bengkulu Ibukota nya adalah Bengkulu


Provinsi Lampung Ibukota nya adalah Bandar Lampung


B. Pulau Jawa


Provinsi DKI Jakarta Ibukota nya adalah Jakarta


Provinsi Jawa Barat Ibukota nya adalah Bandung


Provinsi Banten Ibukota nya adalah Serang


Provinsi Jawa Tengah Ibukota nya adalah Semarang


Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Ibukota nya adalah Yogyakarta


Provinsi Jawa Timur Ibukota nya adalah Surabaya


C. Nusa Tenggara


Provinsi Bali Ibukota nya adalah Denpasar


Provinsi Nusa Tenggara Barat Ibukota nya adalah Mataram


Provinsi Nusa Tenggara Timur Ibukota nya adalah Kupang


D. Pulau Kalimantan


Provinsi Kalimantan Barat Ibukota nya adalah Pontianak


Provinsi Kalimantan Tengah Ibukota nya adalah Palangkaraya


Provinsi Kalimantan Selatan Ibukota nya adalah Banjarmasin


Provinsi Kalimantan Timur Ibukota nya adalah Samarinda


E. Pulau Sulawesi


Provinsi Sulawesi Utara Ibukota nya adalah Manado


Provinsi Gorontalo Ibukota nya adalah Gorontalo


Provinsi Sulawesi Tengah Ibukota nya adalah Palu


Provinsi Sulawesi Tenggara Ibukota nya adalah Kendari


Provinsi Sulawesi Selatan Ibukota nya adalah Makassar


F. Kepulauan Maluku Dan Pulau Papua


Provinsi Maluku Ibukota nya adalah Ambon


Provinsi Maluku Utara Ibukota nya adalah Ternate


Provinsi Papua Barat Ibukota nya adalah Sorong


Provinsi Papua Tengah Ibukota nya adalah Timika


Provinsi Papua Timur Ibukota nya adalah Jayapura